Bandung, 14 Agustus 2025 – Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF ITB) melalui Pusat Hilirisasi Farmasi berhasil menyelenggarakan Workshop “Imaging untuk Karakterisasi Produk dan Sampel Biologi (Asam Nukleat dan Protein)” pada 13–14 Agustus 2025. Acara ini berlangsung di Gedung Laboratorium Pengujian Doping, Lantai 4, Institut Teknologi Bandung, dengan menghadirkan kombinasi sesi teori dan praktik langsung (hands-on training).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. apt. Diky Mudhakir, S.Si., M.Si., Ph.D., selaku Dekan Sekolah Farmasi ITB. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan teknik karakterisasi biomolekul, khususnya protein dan asam nukleat, untuk menunjang penelitian dan pengembangan produk bioteknologi di Indonesia.
Workshop ini menghadirkan tiga pembicara ahli di bidangnya:
-
Dr. rer. nat. Catur Riani – Dosen dan peneliti di Laboratorium Bioteknologi Farmasi SF ITB, membawakan materi Karakterisasi Produk dan Sampel Biologi – Asam Nukleat.
-
Dr. Ratna Annisa Utami – Dosen dan peneliti di Laboratorium Bioteknologi Farmasi SF ITB, menyampaikan materi Karakterisasi Produk dan Sampel Biologi – Protein.
-
Reinhart Gabriel, S.Si. – Product Specialist PT Elo Karsa Utama, yang membawakan materi Imaging untuk Karakterisasi Produk dan Sampel Biologi serta memperkenalkan teknologi terbaru untuk analisis molekul biologis.
Selama dua hari penuh, 18 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi industri mengikuti pelatihan dengan antusias. Materi yang disampaikan meliputi prinsip dasar hingga teknik lanjutan dalam karakterisasi biomolekul. Pada sesi hands-on, peserta secara langsung mempraktikkan teknik SDS-PAGE, Western Blot, Dot Blot, dan Elektroforesis DNA Agarosa. Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis, tetapi juga meningkatkan keterampilan teknis peserta melalui pengalaman yang nyata.
Penyelenggaraan workshop ini tidak terlepas dari dukungan sponsor PT Elo Karsa Utama dan Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), yang berkontribusi dalam penyediaan peralatan, materi, dan kelancaran kegiatan. Dukungan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara institusi pendidikan, industri, dan lembaga internasional dalam memajukan penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang farmasi dan bioteknologi.
Sebagai kelanjutan dari rangkaian Workshop Bioteknologi 2025, workshop kedua bertema “Pemurnian Protein Rekombinan dan Produk Biologi Serta Karakterisasinya” akan diselenggarakan pada 26–27 Agustus 2025 di lokasi yang sama. Workshop ini akan menghadirkan pembicara dari SF ITB, industri, dan lembaga riset internasional, dengan topik yang mencakup teknik purifikasi protein, Capillary Electrophoresis, dan analisis kuantitatif biomolekul menggunakan teknologi qPCR.
Kuota workshop kedua dibatasi hanya 50 peserta dan saat ini telah terisi setengahnya. Pendaftaran akan ditutup pada 24 Agustus 2025 atau lebih cepat jika kuota terpenuhi. Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui bit.ly/WorkshopBiotek2025.
Dengan keberhasilan workshop pertama dan antusiasme yang tinggi dari peserta, diharapkan rangkaian kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi pengembangan riset dan inovasi di bidang bioteknologi farmasi di Indonesia.